Tampilkan postingan dengan label ATTITUDE. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ATTITUDE. Tampilkan semua postingan
Jumat, 23 September 2011

KRITERIA GURU PROFESIONAL


Menjadi guru yang profesional tentu dambaan setiap tenaga pendidik, begitu juga para siswa pasti sangat menginginkan para pengajarnya merupakan seorang guru yang profesional.
apa saja Kriteria Guru Profesional..???
dibawah ini di sajikan 11 ciri atau kriteria dari guru profesional:

1. Selalu punya energi untuk siswanya
Seorang guru yang baik menaruh perhatian pada siswa di setiap percakapan atau diskusi dengan mereka. Guru yang baik juga punya kemampuam mendengar dengan seksama.

2. Punya tujuan jelas untuk Pelajaran
Seorang guru yang baik menetapkan tujuan yang jelas untuk setiap pelajaran dan bekerja untuk memenuhi tujuan tertentu dalam setiap kelas.

3. Punya keterampilan mendisiplinkan yang efektif
Seorang guru yang baik memiliki keterampilan disiplin yang efektif sehingga bisa mempromosikan perubahan perilaku positif di dalam kelas.

4. Punya keterampilan manajemen kelas yang baik
Seorang guru yang baik memiliki keterampilan manajemen kelas yang baik dan dapat memastikan perilaku siswa yang baik, saat siswa belajar dan bekerja sama secara efektif, membiasakan menanamkan rasa hormat kepada seluruh komponen didalam kelas.

5. Bisa berkomunikasi dengan Baik Orang Tua
Seorang guru yang baik menjaga komunikasi terbuka dengan orang tua dan membuat mereka selalu update informasi tentang apa yang sedang terjadi di dalam kelas dalam hal kurikulum, disiplin, dan isu lainnya. Mereka membuat diri mereka selalu bersedia memenuhi panggilan telepon, rapat, email dan sekarang, twitter.

6. Punya harapan yang tinggi pada siswa nya
Seorang guru yang baik memiliki harapan yang tinggi dari siswa dan mendorong semua siswa dikelasnya untuk selalu bekerja dan mengerahkan potensi terbaik mereka.

7. Pengetahuan tentang Kurikulum
Seorang guru yang baik memiliki pengetahuan mendalam tentang kurikulum sekolah dan standar-standar lainnya. Mereka dengan sekuat tenaga memastikan pengajaran mereka memenuhi standar-standar itu.

8. Pengetahuan tentang subyek yang diajarkan
Hal ini mungkin sudah jelas, tetapi kadang-kadang diabaikan. Seorang guru yang baik memiliki pengetahuan yang luar biasa dan antusiasme untuk subyek yang mereka ajarkan. Mereka siap untuk menjawab pertanyaan dan menyimpan bahan menarik bagi para siswa, bahkan bekerja sama dengan bidang studi lain demi pembelajaran yang kolaboratif.

9. Selalu memberikan yang terbaik untuk Anak-anak dan proses Pengajaran
Seorang guru yang baik bergairah mengajar dan bekerja dengan anak-anak. Mereka gembira bisa mempengaruhi siswa dalam kehidupan mereka dan memahami dampak atau pengaruh yang mereka miliki dalam kehidupan siswanya, sekarang dan nanti ketika siswanya sudah beranjak dewasa.

10. Punya hubungan yang berkualitas dengan Siswa
Seorang guru yang baik mengembangkan hubungan yang kuat dan saling hormat menghormati dengan siswa dan membangun hubungan yang dapat dipercaya.


11. Tidak membeda-bedakan muridnya 
Seorang guru yang baik bisa menghargai segala kekuarangan yang dimiliki olek muridnya. Sebaiknya agar murid tersebut tidak terganggu olah omongan gurunya yang membeda-bedakan lebih baik guru tersebut tidak membeda-bedakan muridnya.
sumber tulisan : http://gurukreatif.wordpress.com
Senin, 25 Juli 2011

SIKAP

Pengertian
Perilaku manusia juga dilatar belakangi oleh sikap. Sikap sendiri memeiliki pengertian sebagai “organisasi pendapat, keyakinan seseorang mengenai objek atau situasi relatif yang relatif ajeg yang disertai adanya perasaan tertentu dan memberikan dasar kepada organisme untuk membuat respon atau perilaku dalam cara tertentu yang dipilihnya”. Atau dalam bahasa sederhana sikap adalah kesediaan beraksi terhadap suatu hal.

Sikap memiliki beberapa pengertian dan definisi sebagai berikut :
• Sikap adalah predisposisi mental untuk melakukan suatu tindakan (Kimmball Young (1945)
• Sikap adalah keajegan dan kekhasan perilaku seseorang dalam hubungan dengan stimulus manusia atau kejadian-kejadian tertentu (Sherif & sherif 1956)
• Sikap adalah predidposisi yang dipelajari untuk merespon secara konsisten dalam tatacara tertentu dan berkenaan dengan objek tertentu (Fishbein & Ajzen 1975)
• Kesimpulannya pengertain sikap adalah kecenderungan untuk bertindak dan bereaksi terhadap stimulus atau rangsangan.

Komponen sikap
Sikap merupakan hubungan dari berbagai komponen yang terdiri atas :
a. Komponen kognitif : yaitu komponen yang tersusun atas dasar pengetahuan dan informasi yang dimilki seseorang tentang objek sikapnya atau komponen yang berkaitan dengan pengetahuan, pandangan, keyakinan atau bagaimana mempersepsi objek
b. Komponen afektif : komponen yang bersifat evaluatif yang berhubungan dengan rasa senang dan tidak senang
c. Komponen konatif : kesiapan seseorang untuk bertingkah laku yang berhubungan dengan objek sikapnya atau komponen yang berhubungan dengan kecenderungan bertindak terhadap objek

Ciri-ciri sikap
Sikap memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
a. Sikap tidak dibawa sejak lahir
Berarti manusia dilahirkan tidak membawa sikap tertentu pada suatu objek. Oleh karenanya maka sikap terbentuk selama perkembangan individu yang bersangkutan. Karena terbentuk selama perkembangan maka sikap dapat berubah, dapat dibentuk dan dipelajari. Namun kecenderungannya sikap bersifat tetap.
b. Sikap selalu berhubungan dengan objek
Sikap terbentuk karena hubungan dengan objek-objek tertentu, melalui persepsi terhadap objek tersebut.
c. Sikap dapat tertuju pada satu objek dan sekumpulan objek
Bila seseorang memiliki sikap negatif pada satu orang maaka ia akan menunjukkan sikap yang negatif pada kelompok orang tersebut.
d. Sikap itu dapat berlangsung lama atau sebentar
Jika sikap sudah menjadi nilai dalam kehidupan seseorang maka akan berlangsung lama bertahan, tetapi jika sikap belum mendalam dalam diri seseorang maka sikap relaatif dapat berubah.
e. Sikap mengandung perasaan atau motivasi
Sikap terhaadap sesuaatu akan diikuti oleh perasaan tertentu baik positif maupun negatif. Sikap juga mengandung motivasi atau daya dorong untuk berperilaku.

Power of Positive Attitude

 Sikap atau dalam bahasa Inggrisnya attitude diyakini merupakan modal utama kesuksesan seseorang.William Clement Stone, seorang pengusaha sukses dan penulis bukupengembangan diri mengatakan bahwa " There is little difference in people, but that little difference makes a big difference. The little difference is attitude. The big difference is whether it is positive or negative." (Ada sedikit perbedaan pada manusia, tetapi perbedaan kecil ini menyebabkan perbedaan yang besar. Perbedaan kecil itu adalah sikap.Perbedaan besarnya adalah apakah sikap ini positif atau negative.)Orang yang mempunyai sikap positif cenderung orangnya antusias dan selalu optimis, sebaliknya orang yang selalu bersikap negatif cenderung kurang antusias dan menjadi pesimis.
Suatu penelitian di Universitas Standford, menyimpulkan bahwa kesuksesan ditentukan oleh 87.5% attutude atau sikap dan hanya 12.5% karena kemampuan akademik seseorang.Jadi jika anda mempunyai kemampuan akademik rata-rata janganlah kecewa hati.Demikian pula jika tindakan pendidikan anda saat ini belum optimal, jangan merasa takut tidak akan sukses karena kesuksesan lebih ditentukan oleh sikap.

Change Your Attitude!
Suatu ketika anda diberitahu bahwa anak muda seusia anak anda yang akan menjadi atasan anda.Apa sikap anda?Banyak orang yang memperlakukan atasan barunya sebagai "anak ingusan", anak bawang yang sangat mujur.Ingat seseorang ditunjuk perusahaan menempati posisi tertentu karena prestasi bukan karena alasan lain.Jadi jika awalnya anda kurang respek ke atasan anda, ubahlah sikap anda!Tunjukkan anda mampu bekerjasama bahkan membantu atasan anda mensukseskan program kerjanya!
Jika kita sadar kita bersikap negatif kemudian berusaha mengubahnya ke sikap positif adalah hal yang sangat baik walau untuk itu memerlukan waktu cukup lama. Namun harus diingat bahwa mengubah sikap memerlukan suatu proses yang tidak instan.Scott Hamilton mengatakan bahwa "The only disability in life is a bad attitude."(Satu-satunya cacat dalam hidup adalah mempunyai sikap negatif). Sikap negatif akan cenderung merusak diri sendiri dan orang lain.Sikap positif akan memudahkan kita bergaul dengan orang lain.Sikap positif akan memudahkan kita berinteraksi dengan siapapun juga.Bukankah salah satu bentuk kesuksesan jika kita bisa bekerja sama dengan siapapun?

Attitude is Everything

“Attitude is a little thing, but can make big differences”  (Sikap adalah suatu hal kecil, tetapi dapat menciptakan perbedaan yang besar) 
Helen Keller adalah wanita yang kehilangan fungsi indra pendengaran dan penglihatan sejak usia 19 bulan. Namun ketika sadar akan kondisi dirinya, ia masih
selalu bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. "Aku berterima kasih kepada Tuhan atas segala cacatku. Karena cacat yang kuderita, aku berhasil menemukan diriku sendiri, pekerjaanku dan Tuhanku," kata sarjana lulusan Harvard University di Amerika itu. Dengan kekuatan imannya, ia pun dapat melakukan fungsinya sebagai manusia secara optimal, yakni sebagai seorang penulis karya sastra dan guru bagi orang-orang buta dan tuli.   Arti Syukur
Sikap Anda setiap saat punya peran yang sangat penting terhadap kesuksesan atau kebahagiaan Anda. Tapi sikap yang bagaimana, agar kita dapat merengkuh kesuksesan dan kebahagiaan? Tak lain adalah sikap ‘bersyukur’ atau berterima kasih kepada Tuhan atas apapun yang kita dapatkan di dunia ini, kendati tuna netra (cacat fisik) seperti Helen Keller sekalipun. Sejumlah ilmuwan dari universitas terkemuka di dunia mengungkap bahwa manusia dapat menggali potensinya secara lebih mendalam dan luas dengan sikap yang positif. Yakni, dengan bersyukur itulah. Berdasarkan hasil penelitian terhadap ribuan orang-orang yang sukses dan terpelajar, berhasil disimpulkan bahwa 85% kesuksesan dari tiap-tiap individu dipengaruhi oleh sikap positif. Sedangkan kepemilikan skill atau technical expertise hanya berperan dari sisanya yang 15%.
Sikap positif juga mempunyai peran yang lebih besar di bidang bisnis jasa maupun bisnis pemasaran jaringan. Dapat dikatakan bahwa mencapai sukses di bisnis jasa maupun bisnis pemasaran jaringan sangatlah gampang, selama dilakukan dengan sikap yang positif. Ada sebuah kata-kata bijak yang menyebutkan, "Your attitude not aptitude determine your altitude” (Sikap Anda bukanlah bakat atau kecerdasan, tetapi menentukan tingkat kesuksesan Anda.) Sikap positif dapat terus ditingkatkan, yang tentu saja memerlukan waktu cukup lama. Yakni, dari pengalaman dan kesadaran serta belajar untuk berpikir positif. Karena untuk mampu bersikap positif, seseorang akan dipengaruhi oleh beberapa faktor. Antara lain, faktor spiritual atau kemampuan untuk bersyukur, aspirasi atau kemampuan menciptakan impian dan kekuatan atau semangat dalam diri manusia itu sendiri, akan sangat mempengaruhi sikap seseorang. Faktor-faktor tersebut memberikan kontrol terhadap sikap seseorang dalam memilih respon terbaik atas kejadian-kejadian yang dialami. Kekuatan spiritual berpengaruh terhadap kemampuan seseorang dalam melihat sisi positif dari setiap kejadian. Kekuatan keimanan menjadikan seseorang akan mampu mengartikan semua fenomena hidup ini sebagai pelajaran berharga, yang dapat membangkitkan nilai lebih dalam diri.
Selain itu, kekuatan spiritual juga merupakan kontrol yang sangat efisien terhadap sikap seseorang, sehingga orang itu tetap memiliki tekad yang kuat untuk berusaha dengan cara-cara yang positif tanpa kenal putus asa. Kekuatan spiritual mengarahkan sikap seseorang dan pikirannya kepada hal-hal yang positif, tidak dihantui oleh rasa tidak percaya diri, malas, dan sikap negatif lainnya. Sikap ini juga dipengaruhi impian. Seseorang yang selalu dapat memperbarui impian akan cenderung bersikap berani, rajin, percaya diri atau bersikap lebih positif.
Impian yang besar akan menjadikan seseorang berusaha mengadaptasikan sikap mereka menjadi penuh tenggang rasa, jujur, hormat, tegas, insiatif, berjiwa besar dan lain sebagainya. Orang yang mempunyai impian akan selalu dapat mengendalikan sikap dengan pikirannya. Oleh sebab itu, letakkan satu standar yang lebih tinggi, sehingga potensi diri kita dapat ditingkatkan. William Faulkner, seorang novelis peraih hadiah nobel, mengatakan, "Impikan dan bidiklah selalu lebih tinggi daripada yang Anda sanggupi. Janganlah hanya bercita-cita lebih baik daripada pendahulu atau sesama Anda. Cobalah menjadi lebih baik daripada diri sendiri."
Artinya, kita senantiasa memerlukan impian sebagai kontrol terhadap sikap dan mencapai kemajuan hidup yang berarti.Selain impian, ada satu hal yang penting disini yaitu antusiasme. Kata itu berasal dari bahasa Yunani, yaitu en theos artinya God in you –Tuhan bersamamu- Disaat kita sedang bersemangat, pada saat itulah Tuhan senantiasa mendampingi kita. Dengan semangat itulah manusia menciptakan impian yang lebih besar, berusaha memperoleh kemajuan-kemajuan serta mencapai sukses. Elbert Hubbart pun menegaskan, "Nothing great has ever been accomplished without enthusiasm.” (Tidak ada satupun kemajuan menakjubkan untuk diraih tanpa antusiasme.) Semangat dapat terus ditingkatkan dengan mengisi setiap detik waktu kita dengan kebiasaan-kebiasaan yang konstruktif. Kebiasaan-kebiasaan positif itu diantaranya mendengar, membaca, berbicara dan bergaul dengan orang yang positif. Jika seseorang dapat mempertahankan dan meningkatkan semangat hidup dalam dirinya, maka sikapnya menjadi lebih terarah hingga dapat menikmati hal-hal yang benar-benar menakjubkan di dunia ini. Sikap yang benar-benar didasari oleh faktor-faktor spiritual, impian dan antusiasme yang kuat pada kenyataannya selalu positif. Sikap positif itu sendiri sangat mempengaruhi seseorang untuk dapat mengekplorasi seluruh potensi diri dan meraih kesuksesan maupun kebahagiaan. Sikap ternyata yang terpenting bagi kemajuan atau kebahagiaan Anda saat ini dan di masa-masa yang akan datang.
 

Copyright by Alicia Lanina All Reserved